
Sahrul (kiri) saat minta maaf kepada Muhammad Idham (kanan) (Foto: Agisto/SWIN)
SOPPENG, SWARAINDEPENDEN.COM-- Sahrul Ztewar, akun pengguna media sosial, mengakui kesalahannya dalam kasus dugaan penghinaan terhadap seorang wartawan yang melibatkan dirinya. Ia membuat permintaan maaf secara terbuka dan membuat video klarifikasi dalam mediasi yang difasilitasi oleh Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra bersama sejumlah Wartawan Soppeng, di Markas Polres Soppeng, Kamis (13/11/2025)
Dalam video berdurasi 00.22 detik, Sahrul Ztewar mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh wartawan, khususnya kepada Idham selaku pelopor dan pimpinan Media DBSnews. Ia juga menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut dan akan lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
"Saya hilaf dan menyesal, Insyaallah saya takkan mengulangi lagi," ucap Sahrul dihadapan para wartawan.
Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari perkara hukum.
"Jaga etika berkomunikasi, gunakan bahasa yang baik dan sopan saat berinteraksi di media sosial," harap Dodie Ramaputra.
Pada kesempatan, wartawan mediatanews.com, Agus Setiawan PH Rauf, menyatakan, dalam proses Restoraive Justice, pelaku juga diminta untuk menyampaikan ke publik bahwa apa yang dilakukan tersebut merupakan sesuatu yang tidak patut ditiru. Jika hal itu dilakukan, maka akan berhadapan dengan hukum.
"Selain minta maaf, juga diminta untuk menyampaikan kepada publik dan teman2nya, bahwa jika melalukan hal tersebut, maka siap-siap untuk berhadapan dengan hukum," pungkas Agus Setiawan PH Rauf.*
(AgusIskandar)

0 Komentar