![]() |
| Inset: Rektor Universitas Lsmappapoleonro, Dr. Hj. A. Adawiah, S.E., M.M. |
SOPPENG, SWARAINDEPENDEN.COM— Setahun perjalanan pemerintahan Kabupaten Soppeng di bawah komando Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle mendapat apresiasi dari kalangan akademisi.
Rektor Universitas Lamappapoleonro, Dr. Hj. Andi Adawiah, menyampaikan ucapan selamat atas capaian positif yang diraih Pemerintah Kabupaten Soppeng selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, salah satu indikator penting yang patut dicermati adalah data dari Badan Pusat Statistik yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pemicu tertinggi pertumbuhan ekonomi di Soppeng.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan tidak hanya bersifat normatif, tetapi berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah,” ujarnya melalui rekaman video yang dibuat saat berada di Tanah Suci Makkah Al Mukarramah sedang menjalankan Ibadah Umrah.
Pendidikan Jadi Motor Pertumbuhan mewujud. Dalam refleksi satu tahun pemerintahan Suwardi–Selle, sektor pendidikan dinilai tidak lagi sekadar urusan peningkatan angka partisipasi sekolah, melainkan telah menjadi variabel strategis dalam pembangunan daerah.
Penguatan fasilitas pendidikan, dukungan terhadap perguruan tinggi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia disebut menjadi fondasi yang mendorong efek berantai terhadap sektor lain.
Andi Adawiah menilai, investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya tidak instan, namun memiliki daya ungkit besar terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Ketika pendidikan bergerak, maka ekonomi ikut terdorong. Ini bukan sekadar teori, tetapi tercermin dalam data resmi,” tambahnya.
Meski memberikan apresiasi, kalangan akademisi juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kebijakan. Tantangan ke depan, menurutnya, adalah memastikan agar capaian tersebut berkelanjutan dan merata hingga ke wilayah pinggiran.
Satu tahun pertama, bagi banyak pihak, adalah fase pembuktian arah. Dan jika data statistik benar menjadi cermin, maka sektor pendidikan tampaknya telah ditempatkan sebagai episentrum pertumbuhan di Bumi Latemmamala.
Swara Independen mencatat, apresiasi dari dunia kampus menjadi sinyal bahwa relasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan berada pada jalur kolaboratif. Kini, publik menanti bagaimana sinergi itu diterjemahkan dalam kebijakan yang lebih progresif di tahun-tahun berikutnya.*
(AgusIskandar)

0 Komentar