![]() |
| Husain Djunaid, S.H., salah seorang Penggagas dan Anggota Tim Studi Banding Penelusuran Hari Jadi Soppeng. (Foto: Ist/SWIN) |
Husain Djunaid yang juga dikenal sebagai penggagas dan anggota Tim Studi Banding Penelusuran Hari Jadi Soppeng tahun 1995 yang lalu, menegaskan, ucapan yang tepat adalah “Selamat Hari Jadi Soppeng”, bukan “Selamat Hari Jadi Kabupaten Soppeng”.
Menurutnya, kekeliruan ini bukan sekadar soal redaksi, tetapi menyangkut pemahaman sejarah yang mendasar. Ia menjelaskan bahwa Hari Jadi Soppeng merujuk pada eksistensi Soppeng sebagai entitas sejarah dan peradaban yang telah ada sejak tahun 1261.
“Yang diperingati setiap bulan Maret itu adalah Hari Jadi Soppeng, bukan hari lahir Kabupaten Soppeng. Kabupaten sendiri baru terbentuk tahun 1957 berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 4,” ujar Husain saat bincang-bincang dengan koleganya di Warkop Olleng, Selasa (24/3/2026).
Ia menilai, penggunaan istilah “Kabupaten Soppeng” dalam ucapan hari jadi justru mengaburkan makna historis yang jauh lebih panjang dan kaya. Soppeng, kata dia, telah eksis jauh sebelum struktur pemerintahan modern terbentuk.
Sebagai bagian dari tim yang melakukan penelusuran sejarah melalui studi banding dan kajian ilmiah, Husain menekankan bahwa penetapan Hari Jadi Soppeng telah melalui proses panjang, termasuk kajian akademik dan perbandingan dengan daerah lain.
“Ini bukan sekadar kesepakatan biasa, tetapi hasil kajian serius yang melibatkan berbagai pendekatan ilmiah. Karena itu, penyebutannya juga harus tepat,” tegas pencetus kata "Yassisoppengi" ini.
Husain pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk instansi pemerintah dan swasta, agar lebih cermat dalam membuat ucapan atau publikasi terkait Hari Jadi Soppeng. Ia berharap, momentum peringatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.
“Meluruskan istilah adalah bagian dari menjaga marwah sejarah. Kalau kita salah menyebut, maka kita juga perlahan mengaburkan jati diri daerah kita sendiri,” pungkasnya.*
(AgusIskandar)

0 Komentar