Breaking News

Mahasiswi yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Perkebunan Desa Congko

Foto: Ilustrasi.
SOPPENG, SWARAINDEPENDEN.COM— Kasus hilangnya seorang mahasiswi berinisial NI akhirnya terungkap secara tragis. Setelah melalui pencarian intensif, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan, Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Senin (30/3/2026) kemarin.

Pengungkapan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, SH., MH. Ia menyampaikan bahwa temuan ini merupakan tindak lanjut dari laporan keluarga yang sebelumnya menyatakan korban meninggalkan rumah sejak pertengahan Maret 2026.

“Laporan awal diterima pada 16 Maret 2026. Kemudian pada 21 Maret, keluarga kembali melapor terkait dugaan tindak pidana penculikan,” ujarnya AKP Dodie kepada Wartawan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Soppeng membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan secara intensif. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penyisiran sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban, pemeriksaan saksi-saksi termasuk keluarga dan teman dekat, hingga analisis data komunikasi korban.

Selain itu, penyidik juga melakukan profiling terhadap pihak-pihak yang terakhir berinteraksi dengan korban guna mempersempit arah penyelidikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Senin (30/3) kemarin, sekira pukul 12.00 Wita, ketika tim menemukan korban di wilayah Desa Congko. Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi lanjutan serta pemeriksaan medis forensik.

Diketahui, korban bernama NI, lahir pada 29 September 2000, berstatus pelajar/mahasiswa, dan berdomisili di Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kronologi lengkap serta penyebab pasti kematian korban. Proses penyelidikan dan penyidikan pun masih berlangsung.

Salah seorang sumber terpercaya menyebutkan jenazah korban sementara di RS Bhayangkara Makassar, untuk dilakukan Otopsi

Polres Soppeng mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga yang memiliki informasi terkait kasus ini juga diminta segera melapor kepada pihak berwajib.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.*

(AgusIskandar)

Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - SWARA INDEPENDEN