Breaking News

Mahasiswi Kedokteran Unhas Asal Soppeng Ikut World Pre-Health Conference di Harvard

Aurelya (ke tiga dari kiri) bersama Tim Global Health Case Challenge. (Foto: Ist/SWIN)

BOSTON (AS), SWARAINDEPENDEN.COM— Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) asal Kabupaten Soppeng, Azzahra Aurelya Shodan Razak, ambil bagian dalam ajang bergengsi World Pre-Health Conference (WPC) atau Konferensi Kesehatan Dunia yang digelar di Science Center Building, Harvard University, Boston, Amerika Serikat, pada 27–29 Maret 2026.

Konferensi internasional ini mempertemukan mahasiswa pre-health dan pre-clinical dari berbagai negara untuk membahas isu-isu kesehatan global, pendidikan kedokteran, serta memperkuat jejaring calon tenaga kesehatan dunia. WPC sendiri merupakan forum yang digagas oleh mahasiswa Harvard University dan dikenal sebagai salah satu wadah diskusi akademik bergengsi di bidang kesehatan.

Dalam forum tersebut, Aurelya—mahasiswi angkatan 2023—terlibat dalam Global Health Case Challenge. Ia tergabung dalam Tim 26 bersama peserta lintas negara dengan latar belakang akademik dan budaya yang beragam.

Aurelya di patung John Harvard (Foto: Ist/SWIN)

Pada kompetisi ini, para peserta ditantang menganalisis persoalan kesehatan global aktual dan merumuskan solusi berbasis bukti ilmiah. Hasil analisis tersebut kemudian dipresentasikan di hadapan panel penilai.

Dekan Fakultas Kedokteran Unhas mengapresiasi keikutsertaan mahasiswanya dalam forum internasional tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam mendorong penguatan kapasitas akademik mahasiswa sekaligus memperluas wawasan global.

Aurelya di gerbang kampus utama Harvard University (Foto: Ist/SWIN)

“Keikutsertaan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas dalam World Pre-Health Conference di Harvard University merupakan bagian dari upaya kami mendorong penguatan kapasitas akademik mahasiswa, sekaligus membangun wawasan dan pengalaman global sejak dini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Hasanuddin. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam forum internasional merupakan langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.

“Partisipasi mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam forum internasional seperti World Pre-Health Conference di Harvard University mencerminkan komitmen Unhas dalam mendorong penguatan kompetensi global mahasiswa,” kata Rektor.

Keikutsertaan Aurelya dalam WPC Harvard diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa Indonesia, khususnya di bidang kedokteran, untuk lebih aktif berpartisipasi dalam forum akademik internasional dan berkontribusi dalam penanganan isu kesehatan global.*

(AgusIskandar)

Baca Juga

0 Komentar

© Copyright 2022 - SWARA INDEPENDEN