![]() |
| Unit Mobil Pintar Askrindo dalam proses pengiriman dari Jakarta ke Makassar-Soppeng (Foto: Ist/SWIN) |
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah PT Askrindo, Ceri Fertiliawan, di sela-sela rangkaian acara puncak HJS. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan pelat merah tersebut dalam mendorong peningkatan literasi dan akses pendidikan di daerah.
Mobil Pintar yang diserahkan bukan sekadar kendaraan operasional. Di dalamnya telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran, seperti buku bacaan, perangkat multimedia, serta sarana edukasi interaktif yang dirancang menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Saat ini, unit Mobil Pintar tersebut masih dalam proses mobilisasi dari Makassar menuju Soppeng. Kehadirannya diharapkan segera dapat dimanfaatkan, terutama untuk menyasar anak-anak dan pelajar di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas belajar.
Dalam keterangannya, perwakilan PT Askrindo menegaskan bahwa program CSR ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial.
“Mobil Pintar ini diharapkan menjadi jembatan literasi, membuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi generasi muda Soppeng,” ujarnya.
Bantuan Mobil Pintar (MoPi) PT Askrindo adalah program CSR unggulan untuk meningkatkan literasi dengan akses lebih merata. Mobil ini difungsikan sebagai perpustakaan keliling yang dilengkapi buku bacaan, alat permainan edukatif, dan fasilitas multimedia untuk mendukung kegiatan belajar mengajar
Menurut Ceri Fertiliawan, unit kendaraan akan diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Askrindo, M Fankar Umran kepada Bupati Soppeng bersama team Corporate Secretary Askrindo kantor pusat, Senin (13/4/2026) yang akan datang.
Senada dengan hal tersebut, Fankar Umran, Direktur Utama Askrindo, mengatakan Askrindo secara konsisten melaksanakan program pendidikan.
"Kami melihat pendidikan berkualitas dimulai dari usia dini dan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 4 yakni memastikan pendidikan yang inklusif dan merata," ujar Fankar sebagaimana dikutip dsri askrindo.co.id.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut positif bantuan tersebut. Di tengah berbagai tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kehadiran Mobil Pintar dinilai menjadi langkah strategis, meski masih perlu diikuti dengan pengelolaan yang serius dan berkelanjutan.
Momentum HJS pun dimanfaatkan sebagai panggung simbolik penyerahan bantuan. Namun, publik tentu akan menanti sejauh mana program ini benar-benar berjalan efektif di lapangan, tidak berhenti sekadar seremoni, melainkan mampu menjangkau desa-desa dan memberi dampak nyata bagi budaya literasi di Soppeng.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, kepada wartawan Swara Independen, mengungkapkan, hal tersebut berawal saat dirinya bersama Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT. Askrindo M. Fankar Umran, di sela-sela kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Makassar beberapa waktu yang lalu.*
(AgusIskandar)

0 Komentar