![]() |
| Ilustrasi |
SOPPENG, SWARAINDEPENDEN.COM-– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang akan melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Bone, Soppeng, dan Wajo Paket 2, Rabu (8/4/2026) besok.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng ini dijadwalkan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai.
Gubernur Andi Sudirman akan menghadiri agenda tersebut usai mengikuti perayaan Hari Jadi Soppeng ke-765 di Gedung Lapatau, Watansoppeng.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin, yang memastikan kehadiran gubernur dalam kegiatan strategis tersebut.
“Pak Gubernur dijadwalkan hadir langsung untuk melakukan groundbreaking setelah menghadiri perayaan Hari Jadi Soppeng,” ujarnya.
Proyek Paket II Daerah Irigasi Bone, Soppeng, dan Wajo ini memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp282 miliar. Program ini menyasar 13 daerah irigasi yang berada dalam wilayah sungai Walanae-Cenranae, yang menjadi salah satu kawasan strategis pertanian di Sulawesi Selatan.
Cakupan pekerjaan meliputi tiga kabupaten, yakni Bone, Soppeng, dan Wajo. Di Kabupaten Bone, rehabilitasi menjangkau 7 kecamatan, sementara di Kabupaten Soppeng mencakup 2 kecamatan, dan di Kabupaten Wajo menyasar 1 kecamatan.
Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi dan kualitas jaringan irigasi, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, serta mendukung peningkatan produktivitas petani.
Groundbreaking ini sekaligus menjadi penanda dimulainya pekerjaan fisik proyek yang dinilai penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan nilai investasi yang cukup besar dan cakupan wilayah yang luas, proyek ini diharapkan memberi dampak signifikan bagi sektor pertanian di kawasan Bone, Soppeng, dan Wajo, khususnya di wilayah Daerah Aliran Sungai Walanae-Cenranae.*
(AgusIskandar)

0 Komentar