MAKASSAR, SWARAINDEPENDEN.COM— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sulawesi Selatan. Prof. Dr. drg. Hj. Andi Marhamah, M.Kes., Sp.KGA resmi menyandang gelar Guru Besar di Universitas Hasanuddin pada Senin (11/5/2026).
Pengukuhan tersebut digelar di lingkungan kampus Unhas dan dapat disaksikan secara daring melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi universitas. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang karier akademik Prof. Andi Marhamah yang telah mengabdikan diri di bidang pendidikan dan kesehatan gigi anak selama lebih dari tiga dekade.
Sebagai akademisi senior di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas, Prof. Andi Marhamah telah mengajar sejak 1989. Saat ini, ia dipercaya memimpin Departemen Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG Unhas, sekaligus terus aktif dalam pengembangan keilmuan di bidang tersebut.
Riwayat pendidikannya dimulai dari FKG Unhas dengan gelar dokter gigi pada 1988. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Kesehatan di Universitas Airlangga dan lulus pada 1994. Gelar doktor diraihnya di Fakultas Kedokteran Unhas pada 2004, memperkuat landasan akademiknya di bidang kesehatan.
Komitmennya terhadap peningkatan kompetensi profesional juga ditunjukkan dengan menyelesaikan pendidikan spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp.KGA) di FKG Unhas pada 2023.
Lahir di Labessi, Kabupaten Soppeng, 5 Maret 1963, Prof. Andi Marhamah menjadi salah satu figur inspiratif dari daerah yang berhasil menembus puncak jabatan akademik di perguruan tinggi.
Sepanjang kariernya, ia berkontribusi dalam berbagai aspek, mulai dari pengajaran, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Fokus kajiannya meliputi kesehatan gigi anak, kaitan penyakit sistemik dengan kondisi rongga mulut, serta penanganan gangguan temporomandibular disorder (TMD) pada anak dan remaja.
Pengukuhan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Soppeng. Dedikasi panjang yang ditunjukkan Prof. Andi Marhamah menjadi bukti bahwa konsistensi dan komitmen dalam dunia pendidikan mampu mengantarkan seseorang ke jenjang tertinggi akademik.*
(DewiMuliana)

0 Komentar