Kobaran api menghanguskan rumah milik Hj. Mariam dan Sudarman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng Sektor Marioriawa, Suherman, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran sekitar pukul 10.32 WITA.
Begitu menerima informasi, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
"Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 10.32 WITA," ujar Suherman.
Untuk menangani kobaran api, sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut berasal dari Pos Damkar Lalabata sebanyak dua unit, Pos Damkar Marioriawa satu unit, serta Pos Damkar Donri-Donri satu unit.
Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikuasai sekitar satu jam setelah kejadian.
Meski dua rumah panggung tidak berhasil diselamatkan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Besarnya kerugian masih dalam proses pendataan. Namun, berdasarkan kondisi dua bangunan yang terbakar, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian. Aparat berwenang masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber api serta faktor yang memicu terjadinya kebakaran.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran pada bangunan rumah panggung dapat berkembang sangat cepat, terutama ketika api telah membakar bagian konstruksi utama bangunan.
(Rudinan/Red)
0 Komentar